Laboratorium Terpadu Universitas Lampung Berkunjung ke Laboratorium Terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang

Pada hari Senin, 21 Juli 2025, tim Laboratorium Terpadu Universitas Lampung (Unila) yang dipimpin oleh Dr. Rinawati, S.Si., M.Si., telah melaksanakan kunjungan kerja ke UPA Laboratorium Terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Serang, Banten.

Pada hari Senin, 21 Juli 2025, tim Laboratorium Terpadu Universitas Lampung (Unila) yang dipimpin oleh Dr. Rinawati, S.Si., M.Si., telah melaksanakan kunjungan kerja ke UPA Laboratorium Terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Serang, Banten. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unila untuk memperkuat pengembangan sistem manajemen laboratorium, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan kualitas layanan pengujian yang berstandar internasional.

Setibanya di Untirta, rombongan dari Unila diterima dengan baik oleh jajaran manajemen UPA Laboratorium Terpadu Untirta. Pertemuan dimulai dengan sesi perkenalan dan pemaparan profil masing-masing laboratorium, di mana Unila menyampaikan berbagai layanan, fasilitas instrumen, serta perkembangan program yang tengah dijalankan. Melalui sesi ini, kedua pihak dapat saling memahami kondisi laboratorium masing-masing dan membuka ruang diskusi mengenai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan.

Diskusi berlangsung intensif dan produktif, terutama terkait implementasi dan penguatan Sistem Manajemen Mutu Laboratorium berbasis ISO/IEC 17025. Delegasi Unila memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengalaman Untirta dalam pengelolaan laboratorium, proses dokumentasi, kalibrasi peralatan, serta tantangan yang dihadapi dalam persiapan audit eksternal menuju akreditasi. Informasi tersebut menjadi masukan penting bagi Unila dalam menyusun langkah strategis penguatan sistem mutu laboratorium terpadu.

Pada sesi sharing knowledge, Yus Rama Denny M., S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Kepala UPA Laboratorium Terpadu Untirta, memberikan paparan komprehensif mengenai perkembangan dan manajemen laboratorium modern. Poin-poin yang disampaikan mencakup strategi optimasi peralatan, pemanfaatan sumber daya, hingga pengelolaan berkelanjutan untuk mendukung kegiatan riset dan pendidikan. Paparan ini memberikan wawasan yang sangat relevan bagi tim Unila dalam memperkuat standar operasional laboratorium.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan Unila juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas laboratorium terpadu Untirta. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai tata kelola, kondisi fasilitas, serta inovasi yang diterapkan dalam operasional laboratorium di Untirta. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi Unila dalam merencanakan pengembangan sarana dan prasarana laboratorium terpadu di masa mendatang.

Melalui kunjungan ini, Unila menegaskan komitmennya untuk menjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan Untirta. Kolaborasi yang dirintis diharapkan dapat mencakup pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas SDM, kegiatan pelatihan bersama, serta pengembangan jejaring laboratorium untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun kemitraan strategis antarlaboratorium perguruan tinggi.

Kembali ke Artikel